Jalan Jalan ke Pantai Indah di Bengkulu yang Jarang Diketahui

Saya masih ingat perasaan penasaran itu saat mendengar bisik-bisik tentang sebuah pantai di selatan Bengkulu yang belum banyak tersentuh. Bagi saya yang sudah tujuh tahun menulis soal perjalanan, menemukan tempat seperti itu selalu terasa seperti hadiah. Maka saya pun mengajak istri dan anak ke Pantai Lemo, sebuah destinasi yang jarang masuk rekomendasi agen perjalanan.
Menikmati Ketenangan di Pantai Lemo
Pantai Lemo terletak di Kecamatan Pino Raya, sekitar satu setengah jam perjalanan dari pusat Kota Bengkulu. Jalan menuju lokasi cukup mulus, meski sebagian masih berupa jalur desa. Begitu turun dari kendaraan, suara deburan ombak langsung menyambut. Pasir putihnya bersiih, bukan putih terang seperti di selatan Jawa, tapi putih kecokelatan yang lembut di kaki. Air lautnya jernih dgn gradasi biru hijau yang menenangkan.
Yang membuat pantai ini istimewa adalah suasananya yang sangat sepi. Saat saya datang di hari Selasa siang, hanya ada dua keluarga lain yang bermain di tepi. Anak saya langsng berlari mengejar ombak kecil yang pecah di bibir pantai. Tidak ada kios berjejer atau pengamen. Saya dduk di bawah pohon waru yang rindang sambil membuka bekal nasi goreng buatan istri.
Ombak di sini memang tidak besar, jadi aman untuk anak-anak. Ada juga batu karang kecil di sisi timur yang bisa dijelajahi saat air surut. Saya menemukan banyak siput laut dan bintang laut di sela-sela karang. Pemandangan ke arah barat menampilkan bukit hijau yang menjorok ke laut.
Sayangnya, fasilitas di Pantai Lemo masih sangat terbatas. Tidak ada toilet atau warung permanen. Namun justru itulah daya tariknya bagi pecinta petualangan. Saya saran bawa bekal sendiri dan perlengkapan seperti tikar, payung, serta air minum yang cukup. Kalau Anda datang akhir pekan, mungkin ada penjual kelapa muda dadakan.
Bagi keluarga muda yang ingin liburan singkat tanpa biaya besar, Pantai Lemo adalah pilihan yang pas. Tiket masuk hanya sukarela seikhlasnya, dan parkir kendaraan gratis. Saya menghabiskan hampir empat jam di sini, dan rasanya waktu berjalan lambat. Pengalaman seperti inilah yang selalu saya cari: tempat yang membuat saya lupa sejenak pada rutinitas.
Menjelang sore, saya dan keluarga berjalan perlahan ke mobil. Debur ombak terdengar makin pelan. Sepanjang perjalanan pulang, anak saya langsung tertidur pulas. Liburan sederhana seperti ini yang paling membekas dalam ingatan mereka. Cobalah kunjungi Pantai Lemo saat Anda ke Bengkulu, siapa tahu Anda juga akan jatuh hati pada ketenangannya.
